Recent Posts

Pages

Selasa, 25 Desember 2012

Yuk Tingkatkan Optimisme terhadap Masa Depan :)


Sebenarnya setiap orang itu pada dasarnya memiliki harapan-harapan terhadap masa depan dan oleh sebab itulah sering timbul pertanyaan mengenai masa depannya. keberhasilan seseorang di masa depan, akan diperoleh apabila iya bekerja keras, namun selain bekerja keras juga dibutuhkan optimisme.

Apa itu optimisme???
Goleman (2002) mengatakan bahwa optimisme masa depan adalah harapan kuat terhadap segala sesuatu yang terdapat dalam kehidupan akan mampu teratasi dengan baik walaupun ditimpa banyak masalah frustasi. Optimisme merupakan sikap yang menopang individu agar tidak terjatuh dalam kemasabodohan, keputusasaan ataupun mengalami depresi ketika individu tersebut dihadapkan pada kesulitan.
Konsep ini berkaitan dengan teori psikologi mengenai motivasi, yang disebut dengan expectancy-value theories. Expectancy value theories, yaitu teori yang dimulai dengan ide bahwa perilaku ditujukan untuk pencapaian tujuan (goal) yang dinginkan (Carver & Scheier, 1998). Goal adalah tindakan, state akhir, atau nilai yang individu lihat sebagai sesuatu yang diinginkan atau tidak diinginkan. Individu akan mencoba mencocokkan perilaku dengan diri mereka sendiri terhadap apa yang mereka lihat dan yang mereka inginkan, selain itu mereka juga akan mencoba untuk menghindari yang tidak mereka inginkan.Konsep utama lainnya adalah expectancies yaitu perasaan percaya diri atau ragu-ragu mengenai kemampuan meraih tujuan (goal). Hanya dengan kepercayaan diri yang cukup yang individu berusaha mencapai tujuan.
Setiap individu mempunyai kebiasaan berpikir tentang penyebab suatu peristiwa sebagai suatu ciri keperibadian yang disebut explanatory style (Seligman, 1995). Berdasarkan explanatory style (gaya penjelasan) ini maka dapat dibedakan individu yang optimis dan pesimis. Ahli lain menggunakan istilah berpikir positif untuk menunjukkan arti yang sama dengan optimisme. Peale (dalam Lestari, 1994) mengatakan bahwa berpikir positif merupakan suatu bentuk berpikir yang berusaha untuk mencapai hasil terbaik dari keadaan buruk.
 
Individu yang optimis adalah individu yang periang dan menyakinkan dirinya dan individu lain bahwa segala-galanya akan berakhir dengan baik. Kekuatan dari rasa optimisme masing-masing individu memang berbeda, ada yang sangat kuat dan ada yang sangat lemah. Gisnis (1990) menyatakan bahwa orang yang optimis adalah orang yang merasa yakin bahwa dirinya mempunyai kekuatan untuk mengendalikan dunia mereka. rasa optimisme merupakan paduan antara dorongan-dorongan baik fisik dan psikis dalam mempertahankan diri dan mengembangkan diri pada setiap proses perkembangan manusia. Seiring dengan hal ini, orang yang optimis dan pesimis juga mempunyai cara pandang yang berbeda dalam menghadapi masa depan.
Beberapa teori juga menyatakan optimisme dan pesimisme mempengaruhi perilaku dan emosi seseorang. Orang yang mempunyai rasa optimisme dalam hidup mampu memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi dengan ketekunan dan kemampuan berpikir/berimajinasi/berapresiasi dan sikap tidak mudah menyerah maupun putus asa. Pada individu yang mempunyai pikiran pesimis akan selalu patah semangat dan dalam menghadapi rintangan-rintangan akan mengaanggapnya suatu kegagalan dan menganggap hidupnya menjadi masalah.
 
Jadi dapat disimpulkan bahwa orang yang memiliki rasa optimisme yang besar biasanya akan sangat percaya pada diri sendiri, karena rasa percaya diri ini merupakan modal utama bagi seseorang dalam mewujudkan dan mengembangkan potensi dirinya.

2 komentar:

Ok aku akan berusaha selalu optimis dengan apa yang aku lakukan
Nice share

kunjung balik ya www.frondyff.blogspot.com

Amiin...
thank's kunjunganna :)
ok

Posting Komentar

Games

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More